01-Jul-2022

23

02

34

PAPAN INFORMASI OBAT DAN MAKANAN ONLINE (PANORAMA LAIN)
BALAI PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN DI AMBON

Batu Merah menjadi lokasi pertama Intensifikasi Takjil Ramadhan di Kota Ambon
08 April 2022 10:26

Berita Umum    Post By : System Administrator

Seperti tahun tahun sebelumnya, Ramadhan tahun ini, Balai POM di Ambon kembali menggelar intensifikasi pengawasan takjil. Selain melakukan sampling takjil, dilakukan pula Komunikasi, Informasi, dan Edukasi ( KIE ) kepada penjual penjual takjil yang membuka lapak di sepanjang area lokasi pengawasan. Kegiatan ini dilakukan oleh petugas Balai POM di Ambon didampingi petugas dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Ambon.

Hari pertama intensifikasi pangan takjil Kota Ambon yakni pada hari Selasa 5 April 2022, dilaksanakan di beberapa titik, salah satunya di Batu merah. Lokasi ini sudah menjadi area jajanan takjil setiap tahun yang sangat ramai dikunjungi masyarakat Kota Ambon. Kegiatan Intensifikasi di Batu Merah meliputi sampling jajanan takjil yang memiliki potensi mengandung bahan berbahaya pangan seperti Rhodamin B, Methanyl yellow, Boraks, dan Formalin. Di lokasi ini banyak dijumpai kue kue dengan warna mencolok seperti merah dan kuning, ada pula didapati takjil yang berbahan dasar tahu, daging, serta ikan. Total sampel parameter kimia yang disampling di lokasi ini yaitu 25 sampel. Sampel- sampel ini kemudian diuji cepat dengan Rapid Test Kit untuk menguji 4 bahan berbahaya yang dilarang dalam pangan. Dari hasil pengujian cepat, diperoleh hasil bahwa 25 sampel tersebut negative bahan berbahaya. Selain parameter kimia, dilakukan pengujian mikrobiologi kepada 5 sampel  yang pengujiannya dilakukan langsung di Lab Mikrobiologi BPOM Ambon.

Selain melakukan sampling takjil, diberikan pula edukasi terkait pangan naman kepada para penjual takjil karena masih ditemukan beberapa penjual yang tidak menggunakan masker, pangan yang tidak ditutup, serta pangan yang belum dilengkapi penjepit makanan. Oleh karena itu, diberikan pula paket keamanan pangan seperti celemek, penjepit makanan, dan wadah tertutup untuk takjil. Sebagai apresiasi kepada penjual yang sudah menerapkan praktek pangan aman yang benar, dilakukan penyematan spanduk edukasi keamanan pangan di lapaknya, agar menjadi contoh pedagang dan konsumen agar menjadi pelaku praktek pangan yang aman.

Semoga semakin banyak pedagang dan konsumen yang menjadi pedangan dan konsumen cerdas dalam menjual, membeli, dan mengkonsumsi takjil di Kota Ambon. ( SY )



Share This

Comments