02-Jul-2022

00

13

51

PAPAN INFORMASI OBAT DAN MAKANAN ONLINE (PANORAMA LAIN)
BALAI PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN DI AMBON

BPOM Ambon di Rembuk Stunting Kota Ambon
30 December 2021 15:45

Berita Umum    Post By : System Administrator

Ambon (30/12) - Kompleksitas masalah stunting dan banyaknya stakeholder yang terkait dalam intervensinya memerlukan pelaksanaan yang dilakukan secara terkoordinir dan terpadu kepada sasaran prioritas karena permasalahan stunting tidak bisa diselesaikan hanya melalui program gizi saja, tapi harus terintegrasi dengan program lainnya. Penyelenggaraan intervensi stunting harus dilakukan secara konvergen yakni pendekatan intervensi yang terkoordinir, terintegrasi, dan bersama-sama kepada sasaran prioritas. Terdapat 8 aksi konvergensi percepatan pencegahan dan penurunan stunting mulai dari tahap perencanaan dan penganggaran, pelaksanaan, hingga pemantauan dan evaluasi. Semua tahapan tersebut dilakukan dengan mengintegrasikan dan menyelaraskan berbagai sumber daya untuk mencapai tujuan pencegahan stunting.

 

Sesuai Riskesdas tahun 2018, angka stunting Kota Ambon adalah sebesar 31,26% dan pada survei tahun 2021 angka stunting Kota Ambon turun menjadi 21,8% dengan 12 lokus desa stunting. BPOM di Ambon mendukung dan berperan aktif dalam pencegahan dan penurunan stunting melalui 3 program prioritas nasional pemberdayaaan masyarakat yakni program Gerakan Keamanan Pangan Desa (GKPD), Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas dan Pangan Jajan Anak usia Sekolah (PJAS) yang difokuskan di lokus stunting di Kota Ambon.

 

Bertempat di Hotel Marina Ambon pada Rabu tangga 29 Desember 2021, Kepala BPOM di Ambon Hermanto, S.Si., Apt., MPPM diundang dalam kegiatan penandatanganan komitmen Pemerintah Kota Ambon dalam rangka pencegahan dan percepatan penurunan stunting pada kegiatan rembuk aksi percepatan penurunan stunting Pemkot Ambon 2021. Acara dibuka oleh Walikota Ambon, Richard Louhenapessy, SH dan dihadiri oleh Sekretaris Kota Ambon, Drs. Agus Ririmase, M.Si, Mama Parenting Kota Ambon, ny. L. L. E. Louhenapessy, Kepala OPD terkait, seluruh camat/ lurah/ kepala desa dan kepala puskesmas lingkup Kota Ambon.

 

Kegiatan ini sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kota Ambon bersama stakeholder terkait untuk menurunkan angka stunting pada tahun 2024 berada dibawah 14%. BPOM di Ambon siap mengambil peran aktif berkolaborasi dan sinergisme dengan stakeholder terkait dalam menurunkan angka prevalensi stunting sampai titik terendah. (MVA)

 

“Jaga Generasi Muda, Katong Potong Pele Stunting di Kota Ambon”

 

Kontributor: Pelayanan Publik-BPOM di Ambon



Share This

Comments